Manfaat Melakukan Kegiatan Sosial

 In Sosial

Kita hidup di dunia tidak bisa hidup sendiri-sendiri, sebagai manusia kita merupakan makhluk sosial. Dimana didalam hidup kita bergantung kepada makhluk lainnya. Selain itu, setiap individu tidak dapat bertahan hidup lama, apabila indivitu tersebut tidak mau menyadari bahwa dirinya adalah makhluk sosial.

Dengan adanya ketergantungan satu sama lain, kegiatan saling menolong sangatlah diperlukan. Mungkin kegiatan sosial bisa dianggap tidak ada arti dan sepertinya tidak perlu dilakukan, hanya menghabiskan waktu. Padahal sesungguhnya kegiatan sosial ini tidak hanya membawa kebahagiaan, tetapi ada banyak keuntungan yang kita dapatkan.

helping_others-550x367

Sebuah penelitian mengatakan bahwa berbuat baik bagi orang lain, termasuk juga dalam melakukan pekerjaan sosial, juga dapat mengurangi resiko berbagai penyakit berat. Berikut inilah tujuh manfaat berbuat baik bagi kesehatan menurut Stephanie Watson, Editor Executive, Harvard Women’s Health Watch dari Harvard University.

1. Membantu orang lain dapat membantu Anda panjang umur

Setiap orang pasti ingin mempunyai umur yang panjang. Selain hidup sehat, melakukan kegiatan sosial atau membantu orang lain juga bisa membantu anda mempunyai panjang umur. Kegiatan yang dapat dilakukan sangatlah beragam, seperti membantu di dapur umum untuk tunawisma, donor darah rutin, atau menjadi guru sukarela di rumah singgah.

Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang terlibat secara rutin dalam kegiatan sosial, memiliki tingkat stress dan depresi yang lebih rendah serta merasa lebih puas dengan kehidupannya. Tingkat stress berkurang juga menandakan resiko peradangan juga berkurang. Peradangan adalah salah satu faktor yang membuat sel-sel rusak dan pada akhirnya bisa berujung pada berbagai penyakit seperti jantung dan stroke.

2. Menciptakan komunitas yang sehat

Begitu seseorang melakukan perbuatan baik, hal ini menyebabkan adanya reaksi berantai dari tindakan altruistik dari orang lain. Suatu studi menemukan, bahwa seseorang lebih memungkinkan untuk melakukan perbuatan baik dengan melihat contoh dari orang lain. Efek ini dapat menjadi riak di masyarakat dan akhirnya bukan cuma anda yang merasakan manfaat sehat tetapi juga seluruh masyarakat.

3. Meningkatkan kebahagiaan

Salah satu tim sosiolog di AS mengamati 2.000 relawan selama periode lima tahun dan menemukan bahwa orang yang menggambarkan dirinya sebagai “sangat bahagia”, melakukan pekerjaan sukarela setidaknya 5,8 jam perbulan. Rasa ini memuncak ketika mereka terlibat secara fisik dalam pekerjaan sukarela tersebut.

4. Membantu meringankan nyeri kronis

Menurut sebuah penelitian, penderita sakit kronis yang mengalami kesakitan atau nyeri yang konstan, berkurang rasa nyerinya setelah mereka mencoba bekerja sebagai relawan.

5. Menurunkan tekanan darah

Jika Anda beresiko terhadap masalah jantung, dokter akan menyarankan Anda mengurangi konsumsi daging merah dan mengelola stress dengan baik. Salah satu pertimbangnanya adalah untuk melakukan pekerjaan sosial. Ada penelitian yang mengatakan bahwa mereka yang melakukan pekerjaan sosial selama 200 jam dalam setahun, resiko untuk terkena hipertensi berkurang sebesar 40 persen.

6. Meningkatkan rasa percaya diri

Ada sebuah studi ilmiah di bidang sosiologi, yang mengatakan bahwa remaja yang terlibat aktif dalam kegiatan sosial memiliki nilai sekolah yang lebih baik dan memiliki citra positif tentang dirinya lebih dari rekan mereka yang tidak terlibat dalam kegiatan sosial apapun.

7. Membantu Anda memiliki tujuan hidup yang lebih baik

Studi juga menunjukkan, bahwa mereka yang bekerja paruh atau penuh waktu sebagai relawan memiliki pandangan lebih baik terhadap identitas pribadinya dan memiliki tujuan-tujuan hidup yang positif. Hal ini sangat berguna bagi orang yang merasa depresi karena terjebak pada rutinitas dan merasa hidup mereka hanya seperti robot bernyawa.

Sumber1 ; Sumber2

Featured Image

Recommended Posts

Leave a Comment

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.