Kekerasan Seksual tak pantas dilakukan Pada Perempuan

 In Kesejahteraan Wanita

Kekerasan seksual terhadap perempuan yang marak terjadi khususnya dikalangan remaja perempuan, yang dapat menghambat dan merusak mental pada masa pertumbuhan kehidupannya. Kekerasan seksual mejadi sebuah kontrol dan wujud kuasa terhadap perempuan, yang menjadikannya sebuah objek dan simbol kesucian, dan pemerkosaan menjadi upaya penundukan. Perempuan yang seharusnya mendapatkan hak asasinya secara penuh, akan tetapi hanya karena tindak kekerasan seksual seoarang perempuan kehilangan hak-haknya sebagai warga negara.

Hal tersebut sampai sekarang terus menjadi perhatian khusus bagi komisi nasional anti kekerasan terhadap perempuan (Komnas Perempuan). Dari hasil penelitiannya melalui formulir yang tersebar ke seluruh Komnas Perempuan setiap tahun mendapatkan data mengenai kekerasan seksual yang selalu berbeda. Tahun 2016, terdapat 259,150 kasus yang dilaporkan dan ditangani oleh Komnas Perempuan. Tahun 2017, mengalami penurunan yaitu 34% dari 674 lembar formulir yang diberikan kepada lembaga mitra Komnas Perempuan di seluruh Indonesia.

Sumber Foto

Tak hanya kekerasan seksual secara fisik saja yang kerap terjadi, melainkan kekerasan seksual secara verbal. Menjadi perhatian khusus, dalam pemberitaan yang mengatakan “siul-siul” kepada seorang perempuan dapat dilaporkan ke polisi sebagai tuntutan kekerasan seksual secara verbal. Yang akan menjadi masukan untuk KUHP pada 11 RUU PKS, yaitu bahwa kekerasan seksual yang tidak terlihat secara kasat mata pada fisik, melainkan juga dapat beruba cemoohan, pemaksaan perkawinan, pemaksaan pelacuran, eksploitasi seksual, perbudakan seksual, dan godaan ketika perempuan yang mendapatkan kejadian tersebut tidak menghendaki. Berbeda cerita ketika seorang perempuan menyukai godaan tersebut, maka tidak dapat dianggap ke dalam hukum. RUU PKS juga akan mengatur tiga hak korban yaitu pemulihan, rehabilitas, dan restitusi (kompensasi).

Kedepannya akan menjadi lebih baik ketika peraturan tersebut dapat ditegakan di Bangsa Indonesia, dimana semakin banyak kejadian kekerasan seksual yang mudah untuk ditemui. Pemerintah disini memiliki peran penting untuk dapat memberikan dukungan untuk korban yang telah mengalami hal tersebut dan dukungan bagi kaum perempuan. Lalu, untuk kaum perempuan apakah terus ingin maju untuk Indonesia yang semakin baik?

 

Sumber 1

Sumber 2

Sumber Featured Foto

Recommended Posts

Leave a Comment

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.